Propolis dapat dikonsumsi untuk:
- Suplemen. Propolis sebagai nutrisi suplemen mengandung:
- Mengandung semua jenis vitamin, kecuali vitamin K
- Semua mineral kecuali sulfur
- 16 macam rantai asam amino
- Bioflavonoid (zat anti oksidan alami yang sangat kuat)
- Penyembuhan. Secara garis besar fungsi propolis sebagai penyem-buh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
- Anti virus, anti bakteri dan anti jamur: flu, demam berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.
- Anti peradangan: maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal-pegal, rheumatik, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain-lain peradangan dan luka.
- Anti Alergi: asthma dan berbagai penyakit alergi lainnya.
- Anti Kanker: kanker, tumor, keloid, kista, mium dan lain-lain penyakit akibat gangguan sel.
- Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan gangguan sistem kelenjar: asam urat, kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal, liver dan berbagai penyakit yang terkait dengan sistem pembuluh dan kelenjar.
Download Artikel Bio Aktivitas Propolis dan Kesehatan [PDF 68,67 kb]



